gtag('config', 'AW-17407710615');
Blog

Bottom Valve

Pengertian Bottom Valve

Bottom valve adalah komponen pada sistem plumbing (perpipaan) yang dipasang di bagian dasar (bottom) wastafel, lavabo, atau bak cuci. Komponen ini berfungsi sebagai penghubung antara lubang pembuangan air dengan pipa pembuangan, sekaligus mengatur aliran air keluar dari wadah tersebut.

Bottom valve sering digunakan pada kamar mandi, dapur, maupun area cuci tangan, dan biasanya terbuat dari bahan logam seperti stainless steel, kuningan (brass), atau plastik berkualitas tinggi.

Fungsi Bottom Valve

Bottom valve memiliki beberapa fungsi utama, antara lain:

  1. Mengatur aliran air
    Bottom valve memungkinkan air di dalam wastafel ditahan atau dibuang sesuai kebutuhan.

  2. Mencegah kebocoran
    Dengan pemasangan yang tepat dan dilengkapi karet seal, bottom valve membantu mencegah air bocor ke bawah wastafel.

  3. Menjaga kebersihan sistem pembuangan
    Beberapa jenis bottom valve memiliki saringan untuk menahan kotoran agar tidak masuk ke pipa.

  4. Mendukung estetika
    Desain bottom valve yang modern dapat menambah nilai estetika pada wastafel atau lavabo.

Jenis-Jenis Bottom Valve

Bottom valve tersedia dalam beberapa jenis, di antaranya:

  1. Pop-Up Bottom Valve
    Jenis ini dibuka dan ditutup dengan menekan bagian atas valve. Umumnya digunakan pada wastafel kamar mandi modern.

  2. Push Bottom Valve
    Cara kerjanya mirip pop-up, namun mekanismenya lebih sederhana dan praktis.

  3. Bottom Valve dengan Overflow
    Dilengkapi lubang tambahan untuk menyalurkan air berlebih agar tidak meluap dari wastafel.

  4. Bottom Valve tanpa Overflow
    Digunakan pada wastafel yang tidak memiliki lubang overflow.

Cara Kerja Bottom Valve

Bottom valve bekerja dengan mekanisme buka-tutup pada saluran pembuangan. Saat valve ditutup, air tertahan di dalam wastafel. Ketika valve dibuka, air akan mengalir menuju pipa pembuangan. Mekanisme ini biasanya dibantu oleh pegas atau tuas sederhana.

Perawatan Bottom Valve

Agar bottom valve tetap berfungsi dengan baik, perawatan perlu dilakukan secara berkala, seperti:

  • Membersihkan kotoran atau rambut yang menyangkut

  • Memeriksa kondisi karet seal

  • Mengencangkan sambungan jika terjadi rembesan air

    Kesimpulan

    Bottom valve merupakan komponen penting dalam sistem perpipaan wastafel yang berfungsi mengatur pembuangan air, mencegah kebocoran, dan menjaga kebersihan saluran. Dengan memilih jenis bottom valve yang tepat dan melakukan perawatan rutin, sistem plumbing dapat bekerja lebih optimal dan tahan lama.

    Kunjungi Tokopedia

    “Baca juga” Ball Valve

Related posts

Leave a Comment