gtag('config', 'AW-17407710615');
Blog

Shaft / As TBH YK

Pengertian Shaft

Secara umum, shaft adalah komponen mekanik berbentuk silinder panjang yang berfungsi menyalurkan daya dan putaran dari satu bagian mesin ke bagian lainnya. Shaft menjadi elemen penting dalam berbagai sistem mekanikal seperti mesin industri, otomotif, permesinan pabrik, hingga turbin.

Shaft biasanya terbuat dari baja karbon, baja paduan, atau material dengan kekuatan tarik tinggi lainnya, karena harus menahan gaya puntir, lentur, dan beban dinamis.

Fungsi Utama Shaft

Beberapa fungsi utama dari shaft antara lain:

a. Meneruskan Daya (Power Transmission)

Shaft berfungsi mentransmisikan torsi dari sumber penggerak—misalnya motor listrik—ke komponen penerima seperti roda gigi, pulley, atau baling-baling.

b. Menopang Elemen Mesin

Shaft menjadi dudukan bagi komponen lain seperti gear, sprocket, flywheel, pulley, dan kopling.

c. Menjaga Keselarasan Putaran

Dalam sistem mekanik, shaft berperan menjaga agar putaran tetap stabil dan terdistribusi dengan baik, sehingga mesin bekerja lebih efisien dan minim getaran.

Material yang Digunakan untuk Shaft / As

Material umum yang digunakan untuk pembuatan shaft antara lain:

  • S45C / JIS 1045 — kuat dan sering dipakai untuk poros umum.

  • SCM440 / AISI 4140 — lebih tahan terhadap torsi dan kelelahan.

  • Stainless steel — digunakan pada lingkungan korosif.

  • Material proses hardening — untuk kebutuhan daya tinggi dan ketahanan aus.

Proses Pembuatan Shaft / As

Proses pembuatan shaft biasanya meliputi:

  1. Pemotongan material

  2. Pembubutan (turning)

  3. Milling bila diperlukan alur atau slot

  4. Heat treatment untuk meningkatkan kekerasan

  5. Grinding untuk mencapai presisi diameter

  6. Balancing pada shaft berputar cepat

Aplikasi Shaft / As

Shaft digunakan pada berbagai sektor:

Related posts

Leave a Comment