gtag('config', 'AW-17407710615');
Blog

Ball Valve Merek IFAN Bahan Kuningan

Ball Valve IFAN adalah jenis katup bola yang menggunakan mekanisme bola berpori di dalamnya untuk membuka atau menutup aliran fluida.
Ketika tuas diputar 90 derajat, lubang pada bola sejajar dengan pipa dan memungkinkan cairan mengalir bebas. Sebaliknya, ketika tuas diputar kembali, aliran tertutup rapat.

Bahan kuningan (brass) pada Ball Valve IFAN memberikan kombinasi antara kekuatan, ketahanan terhadap korosi, dan kemampuan bekerja di lingkungan ekstrem seperti air laut, bahan bakar, dan oli.


Kelebihan Ball Valve IFAN Bahan Kuningan

  1. Tahan Karat dan Korosi
    Terbuat dari kuningan berkualitas tinggi, sangat cocok digunakan di kapal nelayan dan area pesisir.

  2. Daya Tutup Sempurna (Full Shut-Off)
    Sistem bola di dalam valve memberikan penutupan rapat, mencegah kebocoran cairan atau gas.

  3. Tahan Tekanan dan Suhu Tinggi
    Mampu digunakan untuk air, bahan bakar solar, oli, hingga udara bertekanan.

  4. Operasi Cepat dan Mudah
    Tuas pengendali dapat diputar hanya ¼ putaran (90°) untuk membuka atau menutup aliran.

  5. Perawatan Minimal
    Desain sederhana membuat ball valve mudah dibersihkan dan jarang mengalami kerusakan.

  6. Tersedia Berbagai Ukuran
    Dari ukuran kecil (½ inch) hingga besar (2 inch), disesuaikan dengan kebutuhan sistem pipa kapal.


🚢 Aplikasi Ball Valve IFAN di Kapal Nelayan

Ball Valve IFAN bahan kuningan banyak digunakan pada sistem:

  • Saluran bahan bakar (fuel line)

  • Pipa air pendingin mesin (cooling system)

  • Sistem bilge (pembuangan air di lambung kapal)

  • Pompa air laut dan pompa air tawar

  • Instalasi tekanan udara dan oli

Karena berbahan kuningan, valve ini tetap tahan terhadap paparan air asin dan getaran mesin kapal, menjadikannya pilihan ideal untuk kebutuhan kelautan.


🔧 Cara Pemasangan Ball Valve IFAN

  1. Pastikan ukuran drat (ulir) sesuai dengan pipa yang digunakan.

  2. Oleskan seal tape (teflon tape) pada ulir untuk mencegah kebocoran.

  3. Kencangkan ball valve menggunakan kunci pipa atau wrench dengan hati-hati.

  4. Setelah terpasang, putar tuas untuk memastikan sistem buka-tutup berfungsi normal.

  5. Lakukan uji aliran sebelum digunakan secara penuh.

Related posts

Leave a Comment