gtag('config', 'AW-17407710615');
Blog

Element Advance

Element Water Cooler adalah bagian inti dari heat exchanger (pendingin air) di kapal. Komponen ini berbentuk tabung berisi banyak pipa kecil yang terbuat dari tembaga, kuningan, stainless, atau material tahan korosi.

Air tawar panas dari mesin akan melewati pipa-pipa di dalam element, sementara air laut dialirkan di sekeliling pipa. Proses ini membuat panas mesin berpindah ke air laut, sehingga suhu mesin tetap stabil.


Fungsi Element Water Cooler

  1. Menjaga Suhu Mesin

    • Menurunkan panas dari air pendingin mesin agar mesin tidak overheat.

  2. Melindungi Komponen Mesin

    • Overheating dapat merusak piston, silinder, hingga gearbox. Element water cooler membantu mencegah kerusakan ini.

  3. Efisiensi Bahan Bakar

    • Mesin yang bekerja pada suhu ideal akan lebih hemat bahan bakar.

  4. Menjaga Umur Mesin Lebih Panjang

    • Dengan pendinginan yang baik, usia mesin kapal nelayan menjadi lebih awet.

 

Pemasangan

  1. Buka rumah (casing) water cooler

    • Lepaskan baut penahan dan keluarkan element lama (jika sedang penggantian).

    • Bersihkan bagian dalam housing dari kerak, karat, atau kotoran.

  2. Pasang element baru

    • Masukkan element water cooler ke dalam housing dengan hati-hati.

    • Pastikan posisi element tepat dan tidak miring.

  3. Pasang gasket atau seal

    • Gasket harus dipasang di kedua sisi agar tidak terjadi kebocoran.

    • Gunakan sealant bila diperlukan untuk memastikan sambungan rapat.

  4. Kencangkan baut housing

    • Baut dikencangkan secara merata (cross pattern) agar tekanan seimbang.

  5. Sambungkan pipa air laut dan air tawar

    • Air laut masuk dari sisi luar element untuk mendinginkan.

    • Air tawar yang membawa panas mesin masuk ke dalam pipa element.

    • Pastikan arah aliran sesuai dengan petunjuk pabrikan (flow direction).

  6. Cek anoda zinc (sacrificial anode)

    • Pasang atau ganti anoda zinc untuk mencegah korosi pada element.


Bahan Pembuat Element Water Cooler

  • Tembaga / Kuningan → tahan korosi ringan, konduktivitas panas tinggi.

  • Stainless Steel → lebih kuat, tahan terhadap air laut, tapi harganya lebih tinggi.

  • Titanium (khusus kapal besar/industri) → sangat tahan korosi, awet, namun biaya sangat mahal.


Perawatan Element Water Cooler

Agar tetap berfungsi maksimal, perlu perawatan rutin:

  • Flushing / pembersihan pipa dari kerak dan garam laut.

  • Cek kebocoran pada tabung atau pipa pendingin.

  • Gunakan anoda zinc (sacrificial anode) untuk mencegah korosi akibat air laut.

  • Periksa secara berkala setiap 3–6 bulan untuk kapal nelayan yang sering melaut.


Aplikasi di Kapal Nelayan

  • Pendingin mesin utama (main engine).

  • Pendingin gearbox.

  • Pendingin generator (auxiliary engine).

kunjungi Tokopedia

“Baca Juga” Element BCPWater Cooler BC-TurboWater Cooler StainlessWater Cooler BC Turbo

Related posts

Leave a Comment